Ahlussunnah wal Jama'ah Terkumpul dalam Ulama-ulama para Pengikut Empat Imam Madzhab (Maliki, Syafi'i, Hanafi, dan Hanbali), bukan pengikut Muhammad bin Abdul Wahab, Pendiri "Wahabisme".
==========================
Di dalam kitab "Ziyadat at-Ta'liqat" halaman 23-24, yang merupakan bagian dari kitab "Irsyadus Sari", kumpulan kitab karya Hadratusy Syeikh Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang diterangkan bahwa Ahlussunnah wal Jama'ah pada zaman sekarang terkumpul dalam ulama-ulama para pengikut empat Imam Madzhab (Maliki, Syafi'i, Hanafi, dan Hanbali) dengan keterangan sebagai berikut (lihat tulisan yang ada di foto !):
أما أهل السنة فهم أهل التفسير و الحديث و الفقه فانهم المهتدون المتمسكون بسنة النبي صلى الله عليه و سلم و الخلفاء الراشدين و هم الطائفة الناجية قالوا و قد اجتمعت أليوم فى مذاهب أربعة الحنفية و الشافعيون و المالكيون و الحنبليون و من كان خارجا عن هذه الأربعة فى هذا الزمان فهو من المبتدعة
Artinya:
=====
"Adapun Ahlussunnah wal Jama'ah adalah golongan ahli tafsir, ahli hadits, dan ahli fiqih. Merekalah ulama-ulama yang diberi petunjuk oleh Allah SWT yang berpegang teguh pada sunnah Nabi saw dan sunnah al-Khulafa'u ar-Rasyidin (Khalifah Abubakar, Umar, Utsman, dan Ali) setelah beliau (Nabi saw). Mereka adalah golongan yang selamat (al-firqah al-najiyah). Mereka mengatakan bahwa golongan tersebut pada saat sekarang ini terhimpun dalam ulama-ulama para pengikut empat Imam Madzhab, yaitu pengikut Madzhab Hanafi, Syafi'i, Maliki, dan Hanbali. Dan, barangsiapa keluar dari empat Imam Madzhab pada zaman sekarang ini, maka dialah ahli bid'ah."
![]() |
|



No comments:
Post a Comment